BANDUNG - Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Barat berhasil menghitung persentase perolehan medali bagi Kontingen Jawa Barat untuk mencapai target 'Jabar Hattrick' di ajang PON XXI/2024, mendatang.
Dalam hitungan tersebut, 289 medali emas menjadi jumlah yang sangat ideal untuk mencapai Jabar Hattrick atau juara umum ketiga kalinya di ajang Pesta Olahraga Nasional Empat Tahunan tersebut.
"Sekarang kita tinggal mengawal saja target cabor yang 289 emas, kalau itu bisa diwujudkan tentu Jabar Hattrick akan terpenuhi di PON 2024 nanti, kenaikan 21 persen pun bisa tapi ada rasa khawatir," kata Ketua Bidang II KONI Jawa Barat yang membidangi Bidpes, Yunyun Yudiana menjelaskan.
Menurut Yunyun, Babak Kualifikasi (BK), menjadi parameter perolehan Kontingen Jawa Barat di PON XXI/2024 yang akan digelar di dua provinsi Aceh dan Sumut.
Bisa jadi, kata Yunyun, atlet yang sebelumnya hanya memperoleh medali perak pada Babak Kualifikasi berubah menjadi medali emas. Sebaliknya, di Babak Kualifikasi berhasil memperoleh medali medali justru menurun menjadi medali perak.
Ïtulah yang kita perhitungkan, kekhawatiran - kekhawatiran pastinya ada terutama yang menyangkut hasil Babak Kualifikasi ada yang berpotensi emas di PON. Namun mungkin beda selisih sedikit dengan hasil di PON nanti," katanya menambahkan.
Kekhawatiran berikutnya yang juga harus diantisipasi oleh Kontingen Jawa Barat di PON XXI nanti adalah hal-hal yang menyangkut non teknis.
"Masalah juri, dimana cara-caranya yang berbeda ketika di Babak Kualifikasi dan PON sehingga yang seharusnya medali emas bisa menjadi perak. Hal-hal seperti itulah yang memang harus kita antisipasi juga,"katanya menegaskan.
Meski begitu, Yunyun tetap optimistis, kontingennya akan tetap konsisten antara hasil Babak Kualifikasi dengan hasil akhir PON sesungguhnya.
"Harapan kita bisa meningkat dimana perolehan awal dari Babak Kualifikasi mencapai 236 medali emas dari target cabor 289, dan ekuivalennya 27 persen," ujarnya memungkasi. *** (Rief)