BANDUNG - Berbagai persiapan terus dilakukan KONI Jawa Barat, terutama Cabang Olahraga (Cabor) untuk berlaga di PON XXI Aceh-Sumut mendatang. Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) pun sudah di mulai.
Ketua Umum Perserosi Jawa Barat Abdul Haris Sugondo mengatakan, selama enam bulan, atlet sepatu roda yang bakal bertarung di kancah olahraga nasional itu sudah mulai menjalani program Pelatda.
Disinggung mengenai sarana maupun prasarana pendukung latihan termasuk makan minum atlet, Abdul Haris meminta agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan KONI untuk terus mensuportnya. Mengingat target Jabar hattrick di PON, menjadi tugas berat bagi Cabor.
“Saya mohon dukungan dari pemerintah untuk mensuport. Kemudian kepada atlet pertahankan stamina jaga disiplin, prestasi tetap latihan terus ikutin program yang sudah ditentukan oleh Pelatih,”ucapnya Sabtu (3/2/2024).
Mengenai makan minum atau mamin atlet, pihaknya ungkap Abdul Haris sudah melakukan komunikasi dengan vendor yang ditunjuk KONI Jawa Barat mengelola mamin atlet Pelatda. Ia memaklumi KONI Jawa Barat menunjuk vendor untuk mengurus mamin, mengingat dukungan dana dari Pemprov Jawa Barat belum dicairkan meski sudah dianggarkan.
“Saya memaklumi mamin melalui vendor. Pertimbangannya, Pelatda harus dimulai, mungkin dana belum turun, jadi perlu ada dana talangan. Kedua pertimbangannya masalah tertib administrasi, ini masalah pajak. Mungkin KONI mempelajari dari yang kemarin-kemarin,”tutur dia.
Meski demikian, menurutnya,setelah berkomunikasi dengan pihak terkait, masalah mamin dapat dikelola sendiri oleh Cabor. Mengingat untuk urusan mamin, Cabor lebih mengatahui kebutuhan asupan gizi atau lainnya untuk atlet.
“Saya sudah kontak dengan mamin, itu bisa dikelola mandiri. Kita tinggal ajukan kepada vendor tersebut, vendor kemudian akan mencover. Jadi vendor sendiri mengakomodir keinginan KONI juga. Tolong bicara langsung dengan Cabor-cabor,”jelas dia.
Ia setuju dengan adanya vendor yang ditunjuk KONI tersebut, mengingat pentingnya dana talangan untuk Pelatda, sambil menunggu dana dari Pemprov Jawa Barat cair. *** (Adi)