BANDUNG - Fokus pada mental dan intensitas secara personaliti adalah program latihan yang lebih dipertajam selama bulan suci Ramadhan. Demikian dikatakan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat Divie, Rabu malam (20/3/2024).
"Yang pasti latihan di bulan puasa tetap berjalan sebagaimana mestinya. Itulah kewajiban para atlet yang ada di Pelatda. Itu. Jadi tidak ada alasan atlet tidak mengikuti latihan,"kata Divie yang akrab disapa Kang Divie ini.
Selama bulan suci Ramadhan katanya hanya berubah pagi tidak ada latihan. Hanya sore dan malam hari saja atlet menjalani latihan.
"Mental dan intensitas secara personaliti itulah yang menjadi keseriusan para tim pelatih untuk mengawalnya. Saya pesankan hal ini sekali kepada para tim pelatih,"ucap Divie.
Ditanya apakah para atlet Pelatda mengalami kendala dalam menjalani latihannya selama berada dalam Pelatda, Divie mengatakan ada.
"Kendala pasti ada. Tapi dengan alternatif dan solusi semua bisa "cair". Kami hanya minta kepada para atlet untuk tetap fokus dan fokus pada "Jabar Hattrict" Juara. Itu saja,"kata Divie.
Pada kesempatan itu Divie juga mengatakan bahwa kondisi para atlet secara umum sangat baik. Begitu juga dengan peralatan latihan.
"Alhamdulilah. Kami bersyukur semua atlet berikut pelatih kondisinya baik. Kami berharap para atlet terus mengikuti instruksi program pelatih. Sehingga pencapaian program latihan dapat dirasakan. Peralatan latihan juga tidak ada masalah. Semoga semuanya lancar,"ujarnya. *** (Bang)