Mengenal Surili Maskot Porprov XIV Jabar di Kabupaten Bandung

SURILI
merupakan monyet langka spesies primata endemik yang hanya ada di Jawa Barat.
Surili memiliki nama latin Presbytis comata dan  sering disebut sebagai
monyet beruban. Sementara masyarakat setempat biasanya menyebut Surili dengan
nama lutung Jawa. 

Surili
merupakan nama dalam bahasa Indonesia dan Sunda untuk menyebutkan monyet
pemakan daun yang penyebarannya hanya terbatas di Pulau Jawa bagian barat
saja. Surili Jawa termasuk ke dalam keluarga Cercopithecidae genus
Presbytis.

Surili 
memiliki ukuran tubuh sedang sampai besar. Ciri  khas fisik dari Surili
adalah monyet ini adalah warna bulu abu-abu di seluruh bagian tubuh namun
berwarna putih di bagian dada. Rambut yang menutupi tubuh cukup panjang dan
tebal, rambut di kepala memiliki jambul berujung runcing. 

Surili
termasuk hewan yang dilindungi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999
Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa dengan status terancam punah.
Berdasarkan penelitian di alam tinggal bersisa 4.000-6.000 ekor saja. Sejauh
ini, sebarannya di alam hanya ditemukan pada hutan-hutan konservasi dan hutan
lindung di Jawa Barat, khususnya pada pegunungan.

Surili
pernah menjadi maskot di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat pada tahun
2016. Penggunaan Surili sebagai  maskot di PON tersebut merupakan bentuk
apresiasi dari pemerintah terhadap konservasi satwa endemik yang terancam
punah.













Sebagai
salah satu Langkah Pemerintah Kabupaten Bandung untuk lebih memperkenalkan dan
membangun kesadaran masyarakat akan kelestarian habitat Surili,  maka pada
Porprov Jabar XIV tahun 2022 kali ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan
Surili sebagai maskotnya.***


Navigasi