SENTANI - Semua yang terlibat di kontingen tentu saja harus bekerja ekstra disaat Pekan Olahraha Nasional berlangsung. Salah satu yang juga ikut terlibat dan dituntut untuk kerja keras adalah Bidang Hukum Kontingen.
Tugas Bidang Hukum ini pun tidak mudah. Mereka harus mampu menyelesaikan suatu perkara terutama yang menyangkut masalah protes memprotes yang melibatkan atlet di setiap cabang olaharaga.
Selama PON XX berlangsung, baru tiga kasus yang ditangani Bidang Hukum KONI Jawa Barat dan semuamya tertuntaskan. "Sebelumnya, dari Wushu atas nama Ade Lesmana yang protes kepada juri samping, lalu di Renang Indah antara Jawa Barat dan DIY soal mutasi atlet, Baseball juga sama, ini menjadi tugas kita sebagai Bidang Hukum untuk menyelesaikannya sampai tuntas," Irwan Indrapaka Kabid Hukum KONI Jawa Barat dari Sentani.
Untuk cabang olahraga Wushu ujar Irwan, sudah selesai setelah diberi penjelasan bahwa persoalannya karena subtansinya yang tidak tepat. "Oleh karena itu, persoalan atlet Wushu atas nama Ade Lesmana akhirnya harus puas dengan meraih medali perak," kata Irwan menambahkan.
Sementara itu, cabang olahraga baseball katanya tengah dalam penelusuran menyusul ada laporan yang tentang mutasi atlet. "Intinya, ada informasi yang mengatakan ada atlet daerah lain yang ada di Jawa Barat, kita sedang menelaah cabor Baseball meskipun masih belum jelas keabsahannya tetap menjadi tugas bidang hukum,'" kata Irwan menambahkan.
Irwan pun mengaku bahwa tugasnya tak hanya menyelesaikan sengketa dari cabang olahraga ke cabang olahraga lain. Yang lebih krusial lagi, Bidang Hukum juga memberikan pemahaman kepada para anggotanya agar bisa memahami bahwa hukum keolahragaan berbeda dengan hukum seperti pada umumnya.
"Para lawyer yang kami tugaskan kita kasih pengarahan juga agar bisa membedakan urusan hukum olahraga dan hukum biasa yang dijalankan supaya tidak salah dalam menyelesaikannya," ujarnya menjelaskan.
Kasus cabang olahraga Wushu katanya menjadi pengalaman sekaligus pelajaran. "Disitu kan ada kesalahan alur dalam melakukan protes dari cabang olahraga, jangan ada lagi kesalahan jalur dan subtansinya, tetapi sejauh ini bisa kita tangani sesuai koridor," katanya memungkasi. (KONI Jabar)
* Foto by PB PON XX Papua/ Ali Lutfi