BANDUNG - Pertama tampil di PON XXI Sumut-Aceh 2024, cabang olahraga (Cabor) softtenis tidak mau memberikan kesan atau di cap sebagai cabor "ayam sayur", yang tidak memberikan kontribusi medali emas.
"Insya Allah. Kami akan berjuang maksimal memberikan hasil terbaik dan tidak memalukan. Kami juga mendukung Jabar "hattrick" juara umum. Walau pun Cabor kami baru dipertandingkan di PON mendatang,"kata Ketua Umum Pengprov Persatuan Soft Tenis Indonesia ( PESTI) Jawa Barat Bambang Haryono.
Para atlet softtenis Jabar telah mengikuti Babak Kualiikasi (BK) PON yang berlangsung 21 -27 Agustus 2023 lalu di lapangan Tennis Grup Persada Halim Perdanakusuma.
"Ada 7 nomor yang dipertandingkan. Dengan peraturan yang sudah lolos beregu dinyatakan lolos untuk nomor beregu, tunggal dan ganda,"jelas Bambang.
Tadinya kata Bambang, target Jabar dapat lolos beregu Putra maupun Putri. Sehingga di PON nanti bisa ikut di 6 nomor, beregu putera/ puteri, tunggal putra-puteri, dan ganda putra putri.
"Tapi kita hanya lolos beregu putera, tunggal putra, ganda putra, ganda puteri dan tunggal putri. Kita hanya gagal di beregu putri yang tidak lolos PON,"terang Bambang yang juga pengurus KONI Jabar Bidang Kesejahteraan dan Kehormatan Olahraga.
Tim softtenis didampingi Pelatih Japar Sidik IP dan Q Ferly Montolalu. Atletnya masing-masing Hemat Bhakti A, Tio Juliandi, Ferdinand Sanger, Andre Wisnu dan Ikhwan Nurfalah (putra) serta Beatrice, Hasna Raissaneva, Dwi Rahayu, Dea Arya Fita dan Shelma (putri).
Ditanya target di PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024 mendatang, Bambang menyebutkan dua medali emas dari atlet putra.
"Target Jabar di PON 2024 Aceh-sumut 2 medali emas dari putra. Tapi mudah- mudahan di putri kita juga bisa bawa pulang 1 medali emas. Mohon doanya saja,"ujar Bambang.
Soal rival yang bakal menjadi batu sandungan pada PON XXI di Sumut-Aceh nanti, Bambang menyebutkan beberapa daerah pesaing di cabor softtenis tersebut.
"Kita anggap semua provinsi kuat. Tapi yang mendapat perhatian serius kita dibagian putra ada DKI Jakarta, Kaltim dan Sulawesi Utara. Sedangkan dibagian putri kita harus serius menghadapi DKI Jakarta, Jateng dan Sulut. Tapi, saya pikir para pelatih secara tehnik sudah menyiapkan srategi tehnik menghadapi lawan-lawan nanti,"ucap Bambang. *** (Bang)