KESIAPAN, kesanggupan Sumatera Utara (Sumut) menjadi tuan rumah PON III/1953 tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakatnya.
Apalagi, momentum PON III/1953 bagi masyarakat Medan sebagai ibukota Sumetra Utara adalah momentum pertama kalinya yang membuat tuan rumah melakukan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Dengan persiapan yang sangat matang dan teratur maka PON III/1953 di Kota Medan terlaksana sesuai harapan dan secara resmi dibuka Presiden RI Pertama, Ir Soekarno.
Secara resmi pembukaan dilakukan di lapangan yang menjadi kebangggan masyarakat Sumut dan Kota Medan yakni, Stadion Teladan dimana saat itu stadion ini menjadi satu-satuna stadion megah di Sumut.
Sebagaimana lazimnya pembukaan pada PON – PON sebelumnya, pada PON III/1953 ini dilakukan dengan upacara resmi dan diisi oleh pengibaran bendera, defile kontingen serta penyulutan Api PON.
Dalam menyelenggarakan PON III/1953, ini, tuan rumah memanfaatkan asrama, sekolah-sekolah serta gedung-gedung yang memungkinkan dapat menampung kontingen dari provinsi lain.
Penampungan atlet beserta kontingen memang tidak disatu komplek. Akan tetapi, pada waktu itu tuan rumah tetap siap menyediakan transportasi untuk para atlet dari asrama menuju lokasi pertandingan. *** (Arief/berbagai sumber)