ENSIKLOPON = INI MEDAN BUNG, JABAR BERSINAR DI CABANG OLAHRAGA RENANG ATAS NAMA CARLOS OEN YANG MAMPU MEMPERBAIKI DUA REKOR DI PON III/1953 SUMUT (Bag – 5)

PERBAIKAN rekor  PON III/1953 Medan juga terjadi di cabang olahraga renang. Salah satunya yang dicatat perenang putri asal Jawa Barat di 100 meter gaya bebas, Carlo Oen berhasil memperbaiki rekornya yang semula 1.25.4 di PON II. Maka di PON III, ia mencatat rekor baru menjadi, 1.19.4.

Carlo Oen juga berhasil memperbaiki rekor 100 meter gaya punggung yang dipegang Oei Lian Ho dari Jakarta Raya yang semula 1.40.3 menjadi 1.31.0.  Pada 400 meter gaya bebas, perenang tuan rumah, Habib Nasution berhasil memperbaiki rekor Tio Ju Hong (Jakarta Raya) dari 5.34.7 menjadi 5.06.9.

Begitu pula untuk 1.500 mter gaya bebas, Habib Nasution berhasil memperbaiki rekor Tio Tju Hong dari 22.39.5 menjadi 21.01.8. Dari data yang terangkum, pada PON III/1953 banyak didominasi atlet-atlet kalangan muda yang diturunkan oleh berbagai provinsi peserta.

Dengan catatan rekor di beberapa nomor cabang olahraga, maka PON III.1953 menjadi parameter bagi Indonesia menuju Asian Games di Manila 1954. Para pelatih dan Pembina kala itu, merasa yakin untuk memberangkatkan atlet-atlet atletik maupun renang untuk tampil di Asian Games 1954 di Manila itu.

Seperti Habib Nasution termasuk atlet yang tidak masuk dalam hitungan dan namnya tidak pernah muncul di beberapa even renang, tetapi di PON III mampu melejitkan namanya .

Para pembina olahraga di Tanah Air pun menarik benang positif dari perhelatan PON III/1953 di Medan dimana seluruh cabang olahraga saat itu tidak dikuasai atlet-atlet dari Pulau Jawa saja.

Akana tetapi,  merata khususnya tuan rumah, dimana persiapannya yang matang membuat atlet-atlet yang dibinanya betul-betul menunjukan prestasi lebih baik. *** (Arief/berbagai sumber)


Navigasi