ENSIKLOPON - INI MEDAN BUNG, PON III/1953 SUMUT DITUTUP DENGAN PERTANDINGAN SEPAKBOLA, TIM JABAR GAGAL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA (Bag-6/habis)

MENJADI sebuah tradisi cabang olahraga sepakbola selalu ditempatkan di akhir perhelatan PON. Tidak terkecuali di PON III/1953,  sepakbola ditempatkan di akhir. Tim sepakbola Jawa Barat sebagai juara bertahan PON II/1951 Jakarta gagal mempertahankan gelarnya di PON III/1953 Medan.

Gelar juara dan medali emas cabang olahraga sepakbola PON III/1953 direbut oleh tim tuan rumah Sumut setelah di partai final mengalahkan Jakarta Raya. Jakarta Raya pun harus puas meraih medali perak. Sedangkan, peringkat ditempati tim sepakbola Jawa Timur.

Bepindahnya gelar dari tim Jabar di PON II/1951 Jakarta ke Sumut di PON III/1953 Medan, betapa perubahah dan perkembangan olahraga melalui PON sangat kentara.

Padahal, Jawa Barat disebut-sebut masih sebagai tim terkuat pada saat itu setelah di PON II/1951 Jakarta tampil sebagai juara dan peraih medali emas. Jakarta Raya menempati posisi runner up dan Jawa Timnur menempati pringkat ketiga dengan meraih medali perunggu.

Perubahan prestasi di PON III/1953 Medan  tak hanya terjadi di cabang olahraga sepakbola. Pada cabang olahraga lainnya misalnya, juga terjadi secara cepat.

Pada cabang olahraga Hockey, tuan rumah Sumut  berhasil menyabet medali emas dan keluar juara disusul Jawa Timur di peringkat kedua dan Jakarta Raya di peringkat ketiganya.

Pada PON II sebelumnya, ketiganya Sumut, Jakarta Raya dan Jatim menjadi juara bersama.

PON III/1953 selain untuk role model PON digelar di Pulau Jawa, juga memenuhi tujuan yang namanya PON yaitu sebagai Pembina persatuan dan kesatuan bangsa.

Alhasil. Hasil akhir yang dicapai di arena   PON III/1953 di Medan sangat mengembirakan khususnya dalam melahirkan atlet-atlet muda dengan prestasi yang telah dicapainya.

Dan yang menjadi catatan dari semua tulisan inim bahwa  Medan sebagai Ibukota Sumatera Utara bukan sekedar kesanggupannya menjadi tuan rumah  PON III/1953 dengan menyediakan berbagai fasiltasnya, akan tetapi tuan rumah juga mampu mencetak dan meningkakan prestas atletnya. *** (Arief/berbagai sumber)


Navigasi